Rabu, 26 April 2017

ILMU
·    Ketutamaan ilmu
·    Cara mudah mendapatkan ilmu
·    Bahaya ilmu




Keutamaan ilmu
Rasulullah SAW bersabda :
‘menuntut ilmu itu wajib bag setiap muslim dan muslimah’ ..
AL-faqih meriwayatkan dengan sanad nya dari ibnu mas`ud katanya:
“ada dua macam rakus yang tidak pernah memuaskan ,yaitu :
1.  Penimba ilmu
2.  Penghimpun harta dunia. Tetapi keduanya jauh berbeda ,yakni pertama selalu menambah ridho allah , sedangkan yang kedua semakin jauh tersesat .
ALI R.A BERKATA
“apa bila tidak terdapat lima sifat (yang hina pada diri manusia ),maka seluruh manusia akan menjadi orang yang sholeh ,yaitu :
1. Merasa senang dengan kebodohan.
2. Tamak akan dunia.
3. Bakhil (pelit) dengan kelebihan hartanya.
4. Riya dalam  beramal.
5. Membanggakan diri.

Rasulullah SAW bersabda :
“allah membenci setiap orang yang pandai dalam urusan dunia, tapi bodoh dalam urusan akhirat.”(HR al-hakim).
“dosa seseorang alim satu,sedangkan dosa seseorang bodoh dua.(HR. Ad,dailimy)


Menurut abu dharda:
“belajar satu masalah (agama) bagiku lebih baik daripada tahajjud semalam sutuk.”
Ibnu mas’ud berkata :
“sekarang kalian hidup di zaman” AMAL lebih baik dari ILMU, tetapi di masa datang “ILMU lebih utama dari pada AMAL.”
Dari sa`id musayyad,dari abu sa`id khudry,rasulullah SAW besabda :
“di dunia ini amal yang paling utama ada 3 yaitu:
1.   Menimba ilmu,karena orang yang selalu menimba ilmu menjadi kekasih allah.
2.   Jihad atau perang sabil ,karena orang yang jihad adalah waliyulloh.
3.   Mencari kehidupan (kasab),karena pengusaha yang taqwa kepada allah adalah SHIDQULLOH.

Syekh muhammad hasan bin abdillah menjelaskan dengan sya`irnya:
belajarlah,karena ilmu itu sebagian hiasan bagi ahlinya#Merupakan kelebihan dan tanda dari segala perbuatan terpuji.”
Jailah kamu seorang memperoleh faidah menambah ilmu setiap hari#dan berenanglah kamu dalam lautan faidah.”

·      Cara mudah mendapatkan ilmu
di katakan :”bahwa masa mencari ilmu dari semenjak di lahirkan sampai di kuburkan.”Imam hasan bin ziyad mendalami ilmu fiqih selama 80 tahun.Ia tidak pernah tidur di atas kasur selama 40 tahun.
Adapun waktu yang paling utama untuk mendapatkan ilmu adalah para permulaan masa remaja,waktu sahur dan waktu antara magrib dan isya.dan penuntut ilmu sebaiknya menghabisakan seluruh waktunya untuk menghasilkannya.jika menyelesaikan enguasaan satu bidang ilmu dan merasa jenuh dengan suatu ilmu yang lain.maka beralihlah pada ilmu yang lain.Imam ibnu abbas ra,jika sudah merasa jenuh pada satu bidang ilmu,maka beliau erkata :”ambilkan kitab-kitab para penyair.”
Rasulullah SAW bersabda:
“barang siapa yang bermaksud untuk menghafgal\mendapatkan sebuah ilmu,maka wajib atas dirinya lima perkara:

1.  Sholat malam walaupun hanya dua rakaat.
2. Dawan wudlu.
3.  Berserah diri di waktu sunyi dan di waktu ramai.
4. Makan sesuatu harus karena allah bhukan karena syahwat.
5. Besyiwak( membersihkan gigi).
Sufyan ats-tsauri berkata:
“dasar ilmu (untuk menghasilkan ilmu)itu adalah :
1.  Diam
2.  Memperhatikan
3.  Menghapal
4.  Melaksanakan
5.  Menyampaikan



BAHAYA ILMU


Kamuliaan ilmu,siapapun tidak ada yang meragukannya,sebabia merupakan sifat pemberian aalh SWT yang di berikan khusus bagi umat manusia. Karena sifat-sifat selain ilmu,baik manusia maupun seluruh binatang juga sama memiliki.seperti sifat pemberani,kuat,kasing sayang,giat dan lain sebagainya. Dengan ilmu allah memperlihatkan ketinggian derajat Nabi Adam as atas derajat para malaikat untuk bersyjud (menghormati) kepada Nabi adam as keutamaan ilmu adalah karena ia sebagai perantara untuk menjadi orang yang bertaqwa kepada allah dan untuk menggapai sebuah kebahagiaan yang abadi. Akan tetapi apabila kita salah langkah dalam niat ntuk mencari ilmu maka yang kita dapatkan bukan lah sebuah kebahagiaan yang abadi tetapi sengsara yang sejati.(inilah bahayanya ketika kita salah melangkah dalam sebuah ilmu).

Nabi Muhammad SAW bersabda :
“barang saipa menuntut ilmu berdasarkan empat perkara,pasti masuk neraka,yaitu :
1.  Menyaingi ara ulama
2.  Mempengaruhi orang-orang bodoh (dengan berdebat)
3.  Agar populer di masyarakat
4.  Menarik harta dari penguasa,kemuliaan atau pangkat dunia.
Na’udzubillaahi min dzalik.
Semoga kita di jauhkan dari hal-hal yang di benci oleh allah SWT........amiiinn.

Dari anas ra. Rasulullah SAW besabda:
“ulama asalah manusia yang di percaya oleh para rosul,untuk membimbing/mengajak umat manusia akan dekat kepada allah SWT,selama tidak menjilat penguasa,di dunia,cinta dunia maka apabila mereka mencampuri urusan diniawiyah,maka mereka telah berkhianat kepada rasul. Maka hati-hatilah dan hindari mereka’’.

ALI ra berkata:
‘’ seandainya ilmu mu bertambah dua kali lipat,maka tidak ada artinya bagimu,sepanjang tidak melaksanakan 3 perkara :
1.  Jangan cinta dunia.
2.  Jangan berkawan dengan syetan.
3.  Jangan menyakiti/mengganggu sesama  mukmin.


Penjelasan:
1.  cinta dunia maksudnya adalah mengejar duniawi sampau mnya melupakan ukhrowi,walaupun hanya mengejar uang sebesar Rp.10.000. dalam waktu sehari,kau sampai melupakan kewajibanya kepada allah SWT,itulah yang di sebut cinta dunia. Tapi selama dia mengejar duniawi sampai keluar keringat besar sekalipun kalau tidak pernah lupa akan kewajibannya kepada allah SWT. Itu tidaklah disebut cinta dunia. Seperti dalam wwaktu sehari mengejar uang sebesar Rp. 1 miliar sekalipun,kalau tidak lupa kewajibanya tidak lah jadi persoalan/tidak mengejar ajaran allah SWT.
2.   Jangan berkawan dengan syetan artinya: tidak boleh mengkuti langkah syetan.(menjauhi larangan allah SWT).
3.  Jangan menyakiti /mengganggu sesama mukmin artinya :janganlah sekali-kali melarang/mencegah hak mukmin lain selama dia melaksanakan kewajibannya kepada allah SWT.

Syeh hasan bashry ra.berkata:
“orang yang tidak memiliki sopan santun,berarti dia tidak berilmu “.
“orang yang tidak sabar,berarti ia tidak menghayati agamanya”.
“orang yang tidak memiliki sifat wara’ berarti tidak memilki derajat”.
Supaya kita tidak mendapatkan akan sebuah bahaya ilmu,maka wajib kepada kita dalam masa mencari ilmu menerapkan 5 perkara:

1.  Niat mencari ridho allah SWT.
2.  Niat untuk memperoleh pahala dai allah SWT.
3.  Niat untuk menghilangakan kebodohan.
4.  Niat untuk menghidupan agama allah SWT.
5.  Niat menegakkan agama islam.


“Alhamdulillah semoga apa yang saya tulis bermanfaat bagi yang membacanya dan khususnya dalam menggapai ilmu yang bermanfaat amiinnn”. TERIMAKASIH

Tidak ada komentar:

Posting Komentar