ILMU
·
Ketutamaan
ilmu
·
Cara mudah
mendapatkan ilmu
·
Bahaya ilmu
Keutamaan ilmu
Rasulullah SAW bersabda :
‘menuntut ilmu itu wajib bag setiap muslim dan
muslimah’ ..
AL-faqih meriwayatkan dengan sanad nya dari
ibnu mas`ud katanya:
“ada dua macam rakus yang tidak pernah
memuaskan ,yaitu :
1.
Penimba ilmu
2.
Penghimpun harta dunia. Tetapi
keduanya jauh berbeda ,yakni pertama selalu menambah ridho allah , sedangkan
yang kedua semakin jauh tersesat .
ALI R.A BERKATA
“apa
bila tidak terdapat lima sifat (yang hina pada diri manusia ),maka seluruh
manusia akan menjadi orang yang sholeh ,yaitu :
1. Merasa senang dengan kebodohan.
2. Tamak akan dunia.
3. Bakhil (pelit) dengan kelebihan hartanya.
4. Riya dalam
beramal.
5. Membanggakan diri.
Rasulullah SAW bersabda :
“allah
membenci setiap orang yang pandai dalam urusan dunia, tapi bodoh dalam urusan
akhirat.”(HR al-hakim).
“dosa
seseorang alim satu,sedangkan dosa seseorang bodoh dua.(HR. Ad,dailimy)
Menurut abu dharda:
“belajar
satu masalah (agama) bagiku lebih baik daripada tahajjud semalam sutuk.”
Ibnu mas’ud berkata :
“sekarang
kalian hidup di zaman” AMAL lebih baik dari ILMU, tetapi di masa datang “ILMU
lebih utama dari pada AMAL.”
Dari sa`id musayyad,dari abu sa`id khudry,rasulullah SAW besabda :
“di
dunia ini amal yang paling utama ada 3 yaitu:
1.
Menimba ilmu,karena orang yang selalu menimba ilmu menjadi kekasih
allah.
2.
Jihad atau perang sabil ,karena orang yang jihad adalah waliyulloh.
3.
Mencari kehidupan (kasab),karena pengusaha yang taqwa kepada allah
adalah SHIDQULLOH.
Syekh
muhammad hasan bin abdillah menjelaskan dengan sya`irnya:
“belajarlah,karena ilmu itu sebagian hiasan bagi
ahlinya#Merupakan kelebihan dan tanda dari segala perbuatan terpuji.”
Jailah
kamu seorang memperoleh faidah menambah ilmu setiap hari#dan berenanglah kamu
dalam lautan faidah.”
· Cara
mudah mendapatkan ilmu
di katakan :”bahwa masa mencari ilmu dari semenjak di lahirkan
sampai di kuburkan.”Imam hasan bin ziyad mendalami ilmu fiqih selama 80
tahun.Ia tidak pernah tidur di atas kasur selama 40 tahun.
Adapun waktu yang paling utama untuk mendapatkan ilmu adalah para
permulaan masa remaja,waktu sahur dan waktu antara magrib dan isya.dan penuntut
ilmu sebaiknya menghabisakan seluruh waktunya untuk menghasilkannya.jika
menyelesaikan enguasaan satu bidang ilmu dan merasa jenuh dengan suatu ilmu
yang lain.maka beralihlah pada ilmu yang lain.Imam ibnu abbas ra,jika sudah
merasa jenuh pada satu bidang ilmu,maka beliau erkata :”ambilkan kitab-kitab
para penyair.”
Rasulullah SAW bersabda:
“barang siapa yang bermaksud
untuk menghafgal\mendapatkan sebuah ilmu,maka wajib atas dirinya lima perkara:
1. Sholat malam walaupun hanya dua rakaat.
2. Dawan wudlu.
3. Berserah diri di waktu sunyi dan di waktu
ramai.
4. Makan sesuatu harus karena allah bhukan karena
syahwat.
5. Besyiwak( membersihkan gigi).
Sufyan ats-tsauri berkata:
“dasar ilmu (untuk menghasilkan ilmu)itu adalah :
1.
Diam
2.
Memperhatikan
3.
Menghapal
4.
Melaksanakan
5.
Menyampaikan
BAHAYA ILMU
Kamuliaan
ilmu,siapapun tidak ada yang meragukannya,sebabia merupakan sifat pemberian
aalh SWT yang di berikan khusus bagi umat manusia. Karena sifat-sifat selain
ilmu,baik manusia maupun seluruh binatang juga sama memiliki.seperti sifat
pemberani,kuat,kasing sayang,giat dan lain sebagainya. Dengan ilmu allah
memperlihatkan ketinggian derajat Nabi Adam as atas derajat para malaikat untuk
bersyjud (menghormati) kepada Nabi adam as keutamaan ilmu adalah karena ia
sebagai perantara untuk menjadi orang yang bertaqwa kepada allah dan untuk
menggapai sebuah kebahagiaan yang abadi. Akan tetapi apabila kita salah langkah
dalam niat ntuk mencari ilmu maka yang kita dapatkan bukan lah sebuah
kebahagiaan yang abadi tetapi sengsara yang sejati.(inilah bahayanya ketika
kita salah melangkah dalam sebuah ilmu).
Nabi Muhammad
SAW bersabda :
“barang saipa menuntut ilmu berdasarkan empat perkara,pasti masuk
neraka,yaitu :
1.
Menyaingi ara ulama
2.
Mempengaruhi orang-orang bodoh
(dengan berdebat)
3.
Agar populer di masyarakat
4.
Menarik harta dari
penguasa,kemuliaan atau pangkat dunia.
Na’udzubillaahi min dzalik.
Semoga kita di jauhkan dari hal-hal yang di benci oleh allah
SWT........amiiinn.
Dari anas ra. Rasulullah SAW besabda:
“ulama asalah manusia yang di percaya oleh para rosul,untuk
membimbing/mengajak umat manusia akan dekat kepada allah SWT,selama tidak
menjilat penguasa,di dunia,cinta dunia maka apabila mereka mencampuri urusan
diniawiyah,maka mereka telah berkhianat kepada rasul. Maka hati-hatilah dan
hindari mereka’’.
ALI ra berkata:
‘’ seandainya ilmu mu bertambah dua kali lipat,maka tidak ada
artinya bagimu,sepanjang tidak melaksanakan 3 perkara :
1.
Jangan cinta dunia.
2.
Jangan berkawan dengan syetan.
3.
Jangan menyakiti/mengganggu
sesama mukmin.
Penjelasan:
1.
cinta dunia maksudnya adalah
mengejar duniawi sampau mnya melupakan ukhrowi,walaupun hanya mengejar uang
sebesar Rp.10.000. dalam waktu sehari,kau sampai melupakan kewajibanya kepada
allah SWT,itulah yang di sebut cinta dunia. Tapi selama dia mengejar duniawi
sampai keluar keringat besar sekalipun kalau tidak pernah lupa akan
kewajibannya kepada allah SWT. Itu tidaklah disebut cinta dunia. Seperti dalam
wwaktu sehari mengejar uang sebesar Rp. 1 miliar sekalipun,kalau tidak lupa
kewajibanya tidak lah jadi persoalan/tidak mengejar ajaran allah SWT.
2.
Jangan berkawan dengan syetan artinya: tidak
boleh mengkuti langkah syetan.(menjauhi larangan allah SWT).
3.
Jangan menyakiti /mengganggu sesama
mukmin artinya :janganlah sekali-kali melarang/mencegah hak mukmin lain selama
dia melaksanakan kewajibannya kepada allah SWT.
Syeh hasan bashry ra.berkata:
“orang yang tidak memiliki sopan santun,berarti dia tidak berilmu “.
“orang yang tidak sabar,berarti ia tidak menghayati agamanya”.
“orang yang tidak memiliki sifat wara’ berarti tidak memilki
derajat”.
Supaya kita tidak mendapatkan akan sebuah bahaya ilmu,maka wajib
kepada kita dalam masa mencari ilmu menerapkan 5 perkara:
1.
Niat mencari ridho allah SWT.
2.
Niat untuk memperoleh pahala dai
allah SWT.
3.
Niat untuk menghilangakan kebodohan.
4.
Niat untuk menghidupan agama allah
SWT.
5.
Niat menegakkan agama islam.
“Alhamdulillah semoga apa yang saya tulis
bermanfaat bagi yang membacanya dan khususnya dalam menggapai ilmu yang
bermanfaat amiinnn”. TERIMAKASIH